Mukernas PKS – Bintek 1#Day


I just wanna say “thanks Allah…”
banyak yang tiba2 menyeruak masuk ke celah2 bilik hatiku
ada rasa rindu yang menggelora ke dalam dada

aktivitas yang luar biasa
sebelumnya memang tidak terlalu banyak kontribusi
dilobi jadi panitia juga kaget, antara serius dan tidak
tiba-tiba ada nama saya di proposal mukernas
sebelumnya, sempat berkali2 menolak secara halus permintaan untuk koordinasi atau ngantor part time di kepanitiaan bintek ini
meski dengan dalil SK DPP, “nama anti ada di SK DPP, termasuk panitia inti!”
ya, tapi sekali lagi, saya mencoba menyampaikan kondisi ketidakbisaan saya dan bahwa saya akan membantu fulltime, di pekan mukernas-nya, tidak bisa banyak bantu di sebelum acara.
belum pernah rasanya menolak amanah seperti ini
sangat aneh kurasakan
namun aku harus bisa memprioritaskan!
bahwa kebutuhan akan kontribusiku pasca lulus jauh lebih besar
nanti-nya
untuk jama’ah ini
untuk dakwah ini
termasuk amanah-amanah di DPW yang sudah tidak di thullaby lagi, so ya harus segera lulus tho…

dan kini, menjalani amanah bintek mukernas
blue yang kurasakan
ada kerinduan yang menyeruak
kangeeeeen
tiba-tiba aku merindukan DPW
tiba-tiba aku merindukan Tim KUBE Merapi
tiba-tiba aku merindukan perjalanan bolak balik asrama-DPW-YP-Cangkringan
tiba-tiba aku merindukan semua aktivitas super sibuk itu
ternyata mengurangi aktivitas yang seharusnya tetap dijalani itu, ga enak banget ya… jadi merasa bukan diriku sendiri
aneh
tapi ini memang bukan pilihan, tapi kebutuhan!!!
setelah beberapa saat tak berkontribusi di amanah2 DPW, ke DPW paling hanya ketemuan aja sama orang. But, kalo diajak syuro…milih ngabur 🙂
Untung Pak Mas’ulnya baik banget. Beliau bilang, “Saya legowo, yang penting tetap berkomunikasi. Mb Uzy selesaikan urusan-urusan anti dulu ya. Semoga dimudahkan. Jzk”
Yup, insya Allah Pak, saya juga ingin segera kembali ke ritme yang kemarin2. saya juga tersiksa harus meninggalkan aktivitas2 menyenangkan itu (ehm…menyenangkan????? insya Allah!)
amanahku yang sudah bukan di thullaby lagi benar2 menuntutku untuk segera lulus dan segera berlari. Aku sangat tertantang!

lagi mellow abis ni!
wah2…cukup2 zi, ayo ngitung uang lagi
bagian keuangan bintek, kerjaannya ya ngitung2 uang gini deh, nulis kuitansi, tandatangan, nyetempelin, rekap, bukti transfer…
wuah…pagi stand by di meja registrasi, mulai menerima setoran uang jam 11 siang dan jam 2 pagi di hari berikutnya, aku baru beranjak meninggalkan meja registrasi menuju ruang panitia… (setelah beraktivitas 15 jam, kawan2, duduk di meja registrasi. sesekali harus tegas menutup antrian dan meminta di meja sebelah, untuk gantian sholat. antrian menumpuk karena hanya ada dua loket pembayaran)
jam 2 dini hari…
waktunya istirahat….
Itu buat panitia yang lain. Tapi buatku dan mb yati (bag keuangan juga), ini waktunya menghitung lembaran2 berwarna merah dan biru yang berada di dua ransel besar…
Tak sadar, mataku terpejam. Tapi tak lama, karena tiba-tiba aku merintih dan terbangun karena kram… alhamdulillah cepat teratasi olehku sendiri… kembali menghitung…jam 7 baru selesai. ehm…ribuan lembar bernilai lebih dari setengah M dimasukkan ke barankas.
Jam 8 mulai stand by di meja registrasi kembali, karena masih ada peserta yang datang terlambat.
tanganku kini jauh lebih lambat menghitung. lebih lambat menulis…
Ustadz yang menunggu di depan meja registrasi pun berkomentar, “wah mbak, ga lolos seleksi pegawai bank ini.”
aku pun tersenyum dan menjawab, “saya ga ingin jadi pegawai bank ustadz, saya mau punya bank sendiri. yang nanti ngitung2 kayak gini pegawai saya.” Dan obrolan pun sedikit berlanjut, sedikit becanda, sang ustadz sedikit menghibur… meski sebenarnya aku agak malu karena ga bsa cepat melayani. namun tanganku ga bisa dipaksa lebih cepat lagi.
alhamdulillah ustadz itu cukup pengertian dan baik hati. Maklum, di hotel Inna Garuda tempatku bertugas, peserta bintek adalah aleg dari sumatera. Tak jarang yang kutemui tak cukup bersahabat (he2…hanya masalah perbedaan karakter aja si, tapi ya kadang ada yang serem juga…)
Satu hal yang membuatku banyak tersenyum bersemangat selama bertugas. Senang sekali… banyak kutemui ustadz2 dengan gelar Lc. Artinya, orang sumatera memang semangat menuntut ilmu agamanya, banyak yang gelarnya Lc dan S.Ag.
sebenarnya banyak sekali pengalaman yang ingin kubagi saat berinteraksi dengan para aleg PKS ini… bayangin aja, lebih dari 12 jam, melayani satu2, ngobrol sambil memproses kuitansi dan SPPD.
ada banyak yang menarik yang ingin kuceritakan… tapi kapan2 aja ya. ini tangan masih rada lemes buat ngetik.
ditulis di dalam mobil innova berplat B, perjalanan menuju ke BNI Syari’ah, setor uang yang nilainya lebih dari 1 M. wah2… pantes aja tangan jadi pegal2 gini ya. dua malam berturut2 kram. bahkan di malam kedua, otot kayak kayu. benar2 ga bisa digerakin. Alhamdulillah ada akhwat santika yang membantuku untuk menggerakkannya. Jazakumullah…

to be cont’d

Advertisements

21 thoughts on “Mukernas PKS – Bintek 1#Day

  1. Uzay, dahsyat bener ya ngitung uang manual sampe 1 M lebih. wah, besok2 minta difasilitasi mesin penghitung uang yg seperti di bank2 itu. hehe.. Iya Zi, org sumatera dr dulu sdh terkenal semangat menuntut ilmunya. Makanya yang terkenal di Indonesia dan yang membentuk pribadi-pribadi penduduk Indonesia generasi ketiga ini adalah: Intelektualitas orang Melayu (dan sumatera umumnya), Kearifan orang jawa, dan Heroisme orang Bugis.

    • he2…iya be. harusnya memang ada mesin penghitung uang ya. tapi ndak apa2. semoga setiap lembar bernilai pahala.
      > betul Be bahwa masing2 punya karakter khas. perlu saling belajar dan saling melengkapi. saya belajar dari para ustadz2 itu. ada rasa iri yang luar biasa. ingin segera lulus… (loh…loh… kok ujung2nya ngomongin lulus lagi, he2). Ehm…orang2 sumatera itu, awalnya terkesan galak2, tapi sebenarnya bukan galak, hanya punya cara komunikasi yang sedikit berbeda. Alhamdulillah saya dah terbiasa bersaudara dengan orang sumatera semacam antum, jadinya ya biasa aja (peace…). Keren dah Be! Indonesia sedang menunggu antum, bekerja untuk Indonesia…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s