Pesan Allah khusus untukku


Sudah beberapa bulan ini, hpku error. Hampir setiap hari, ada sebuah sms yang masuk ke inbox-ku. Sms yang sama. Tertulis tanggal yang sama. Dari pengirim yang sama. Bahkan dalam sehari bisa sampai lima kali sms itu masuk ke hpku.
Awalnya aku berpikir, ini temanku kok semangat banget ngirim sms ini. Sms yang selalu sama. Dari nomor sms center sebuah komunitasku dengan teman2 seamanah dulu. Apa dia pikir aku terlewat disms ya, atau report-nya pending ya, kok diulang-ulang terus dia mengirimkan sms itu padaku.
Awalnya aku berpikir demikian. Tapi hingga hari-hari berikutnya, aku selalu menerima sms yang sama. Akhirnya, aku cek tanggal pengiriman sms tersebut. Tertulis 25 Mei 2011. Wah, ini memang sms lama yang masuk terus gara-gara hp-ku yang error.
Ya, sejak akhir bulan Mei itu, hampir setiap hari aku menerima sms tersebut.

    “seringkali kita disibukkan dengan memikirkan satu yang hilang dan melupakan lebih dari satu yang masih ada… Hingga akhirnya seluruh potensi kita dikerahkan untuk mencari dan mengadakan sesuatu yang hakikatnya telah tiada dan membuat kita menjadi tidak produktif dan menyebabkan apa-apa yang masih ada tidak memiliki manfaat hingga akhirnya mati.”

Awalnya memang ga terlalu ngeh dengan sms ini. Dulu, saat sms itu pertama kali kuterima, kubaca sambil berlalu. Pun, saat sms itu masuk untuk kedua, maupun ketiga kalinya.
Aku memperhatikan sms itu lebih seksama setelah sekitar sepekan sms tersebut terus terusan masuk.
Kini, aku tahu ternyata Allah sedang memberikan pelajaran tentang ikhlas bagiku, bahkan harus diulang-ulang, agar aku benar-benar ikhlas pada sesuatu yang telah hilang atau pergi.
Sms ini seolah Allah kirimkan khusus untukku. Hp-ku yang error merupakan salah satu jalan datangnya pesan ini dari Allah, dan hingga kini aku masih bertahan dengan hp errorku itu.
Hingga hari ini, sms itu masih kuterima.
Mungkin aku memang harus diingatkan kembali oleh Allah untuk benar2 membuka pikiran akan arti sebuah kehilangan. Ya, kadang kita memang terlalu disibukkan oleh sesuatu yang sudah hilang atau sudah pergi. Padahal, banyak hal yang masih ada, yang bahkan jauh lebih berharga untuk kita perhatikan.
Pernah kehilangan dompet? Butuh berapa lama untuk mengikhlaskannya? Lama atau sebentar, itu pilihan. Sebagaimana dengan senang dan sedih, itu pun pilihan. Kadang, kita hanya perlu mengolah rasa. Kalau mau sedih, aku pun punya banyak alasan untuk bersedih. Namun, saat aku memilih untuk bahagia, aku pun selalu punya cara untuk membuat hidupku bahagia.
Syukur. Selalu banyak alasan tuk tetap bersyukur. Begitulah kira-kira aku memaknai pesan sms yang rutin masuk ke inbox hp-ku tersebut. Hingga rasanya tak ingin servis hp. Agar aku terus diingatkan olehNYA melalui pesan singkat itu.
Kadang, kita gagal di mata orang. Namun, menang adalah untuk diri kita sendiri.
Bagaimana kita akan menang di hadapan Allah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s