Ramadhan ke-26 untukku


Baru ketemu Ramadhan…tapi dah deg2an ga mau pisah. Ramadhan yang ga lama ini, harus dimaksimalkan!!! Belum tentu ketemu lagi tahun depan. Pasang terget, kejar!

Alhamdulillah… ini Ramadhan ke-26 untukku

Hari itu, 3 Ramadhan 1406, menjadi hari pertama pertemuanku dengan bulan yang mulia, sekaligus pertemuan pertamaku dengan alam dunia…
Itu menjadi Ramadhan pertamaku. Aku lahir di bulan Ramadhan. Tepatnya, tanggal 3 Ramadhan tahun 1406 H, 26 tahun yang lalu (kalau pakai tahun hijriyah, usiaku dah 26 tahun ^_^).
Tapi jangan tanya pencapaian target Ramadhanku di tahun itu ya. Tahun pertama Ramadhanku, aku baru bisa menangis. Pun dengan tahun ke-2. Mungkin juga di tahun ke-3nya. Aku baru mulai belajar berpuasa di tahun ke-4. Dan baru bisa puasa sampai maghrib di tahun ke-5, meski belum penuh 1 bulan. Alhamdulillah, Ramadhan ke-6 aku sudah berhasil menggenapkan puasaku menjadi 1bulan penuh. Dua puluh tahun yang lalu…
Di Ramadhanku ke-26 ini, aku ingin hari-hariku menjadi hari-hari istimewa. Semoga Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan terbaik dari yang pernah aku lalui sebelum-sebelumnya. Menjadi sarana tarbiyah terbaik untukku, menguatkan diri, mengokohkan langkah kaki menapaki setiap episode dalam kehidupan ini.
Semoga bulan ini mengantarkanku tuk menguatkan interaksi hati dengan Allah. Semoga kebersihan orientasi hidup selalu terjaga. Semoga itulah yang akan menemani setiap desah nafas dalam kehidupanku ini, dan aku akan mengisi bahan bakar itu di bulan Ramadhan.
Ya Rabb, ku mohon… Semoga Ramadhan ke-26-ku ini, menjadi Ramadhan terbaik dari yang pernah aku lalui. Semoga aku termasuk orang-orang yang beruntung, yang mendapatkan keberkahan ramadhan, yang mendapatkan kenaikan derajat taqwa. Amiin..
Ramadhanku, semoga menyembuhkanku dari segala macam penyakit hati, sekaligus menyehatkan fisikku ^_^ Ya Allah, aku siap menjadi pemenang untuk Ramadhan ke-26ku ini, kuatkan…

Advertisements

4 thoughts on “Ramadhan ke-26 untukku

  1. Ramadhan ini, aku dipertemukan denganmu mbak…
    Terima kasih. Terinspirasi, saat bertanya apa cita-cita mbak, trus mbak uzi jawab : IBU TELADAN.
    Semoga tercapai ya mbak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s